Jadi Sosok Narsisis, Donald Trump Alami Trauma Masa Kecil yang Membuatnya Sangat Terluka

- 7 Agustus 2020, 18:45 WIB
PRESIDEN Amerika Serikat ke-45 Donald Trump.* /AFP Photo/Nicholas KAMM

PORTAL JEMBER - Luka dan trauma di masa kecil, atau pengasuhan yang hilang, akan memberi pengaruh sangat luar biasa pada kepribadian seseorang.

Bila tak mampu melaluinya dengan baik, seseorang akan ‘menagih’nya dengan sejumlah sifat dan karakter yang kadang bermasalah.

Pola ini juga berlaku pada mereka yang tengah berada di puncak karirnya. Seperti Presiden Amerika Serikat saat ini, Donald Trump.

Memoar yang ditulis Mary Trump, keponakan Presiden AS Donald Trump, Too Much and Never Enough: How My Family Created the World's Most Dangerous Man mengungkap sejumlah fakta. Salah satunya kejadian yang diklaim membuat presiden ke-45 AS itu menjalani masa kecil yang memengaruhi kepribadiannya.

Dikutip Galamedianews dari DailyMail belum lama ini, kejadian dimaksud yaitu saat ibu Donald Trump, Mary Anne menjalani operasi histerektomi darurat. Prosedur pengangkatan rahim itu membuatnya tidak pernah sama lagi hingga pangasuhan anak-anak dilakukan sang suami, Fred Sr.

Baca Juga: Prostitusi Berkedok Kawin Kontrak di Puncak Kian Marak, Pemerintah Harus Segera Ambil Langkah Tegas

Perubahan kondisi dan absennya Mary Anne dalam pengasuhan disebut Mary menciptakan kekosongan dalam kehidupan anak-anaknya. Dampaknya 'sangat serius' bagi dua putra terkecilnya Donald dan Robert yang saat itu berusia dua setengah tahun dan sembilan bulan.

Adik Donald, Mary Anne menemukan sang ibu tidak sadarkan diri sembilan bulan setelah kelahiran Robert pada tahun 1948. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani histerektomi akibat komplikasi dari persalinan. Histerektomi merupakan operasi pengangkatan rahim termasuk serviks dan ovarium.

Absennya Mary Anne diyakini Mary memicu perpecahan dalam keluarga Donald Trump hingga membuatnya menjadi sosok narsisis seperti saat ini. Mary (55) tak lain putri kakak laki-laki Donald, Fred Jr. yang meninggal tahun 1981 karena alkoholisme.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X