Indonesia Harap Siaga Jika Sewaktu-waktu Perang Meletus antara Tiongkok dan Amerika Serikat

- 5 Agustus 2020, 21:20 WIB
Ilustrasi Militer Latihan Perang di Laut China Selatan //AFP

PORTAL JEMBER - Kondisi terburuk jika salah satu negara yang sedang sama-sama unjuk militer, Tiongkok dan Amerika Serikat, maka lautan Asia bakal dirundung kena dampak memanas.

Konfilk keduanya bahkan akhir-akhir ini sempat memanas setelah Amerika Serikat telah mengirimkan tentara untuk berlatih militer lebih dulu di Filipina.

Hal ini semakin membuat ketegangan di kawasan Laut China Selatan terlebih khususnya.

Baca Juga: Widih, Tiara Masuk dalam 10 Besar Chart MTV Asia Bersanding dengan BLACKPINK dan Ariana Grande

Seluruh negara kawasan Asia Tenggara bakal menjadi dampak konfilk salah satunya juga Indonesia, tanah air sendiri.

Perwakilan Partai Demokrat Wakil Ketua MPR Syarif Hasan meminta agar Indonesia siap siaga dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Indonesia juga tidak ingin terjadi perang terbuka di Laut China Selatan.

Kesiapsiagaan Indonesia dalam menyikapi segala kemungkinan perlu dilakukan, termasuk di Laut Natuna Utara yang dekat dengan perbatasan.

Baca Juga: Harga dan Spesifikasi HP Realme C3, Realme C11, dan Realme C15, Ada RAM 2 hingga RAM 4

"Indonesia tidak menginginkan terjadi adanya perang terbuka di Laut China Selatan karena seluruh negara Asia Tenggara akan merasakan dampaknya, termasuk Indonesia. Sehingga, untuk itu perlu perhatian khusus dalam membangun kekuatan militer untuk meminimalisir bahkan mencegah terjadi perang terbuka," kata Syarief Hasan.

Anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan ini menegaskan agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap Natuna Utara.

Halaman:

Editor: Nurul Hidayati

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X