Donald Trump Ikut-ikutan Beropini Ledakan di Lebanon : Tampak Seperti Serangan Mengerikan

- 5 Agustus 2020, 13:50 WIB
Donald Trump //IndependentUK

PORTAL JEMBER - Peristiwa ledakan di Kota Beirut, Lebanon membuat dunia berduka saat ini khusunya negara yang terkena itu sendiri. Bagaimana tidak, ledakan ini membuat lebih dari 75 orang tewas dan 4000 lebih terluka.

Sejumlah petinggi negara dan Presiden Lebanon setelah bertemu untuk menyatakan bahwa Kota Beirut dinyatakan sebagai Kota Bencana selama dua minggu ke depan. Melansir dari konferensi pers, Lebanon menyatakan 3 hari sejak hari ini sebagai Hari Berkabung Nasional.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ikut menyatakan simpatinya terhadap korban di Lebanon, seperti yang dilansir dari Antara.

Baca Juga: Ledakan Besar Hingga Muncul Gelombang Kejut di Beirut, 78 Orang Tewas dan 4000 Orang Cidera

"Doa kami ditujukan kepada semua korban dan keluarga mereka. Amerika Serikat siap membantu Lebanon. Kami akan berada di sana untuk membantu," kata Donald Trump dalam siaran persnya.

Ikut mengutarakan opininya soal ledakan di pelabuhan Kota Beirut tersebut, Trump menyebut jika ledakan tersebut terlihat seperti serangan.

"Tampak seperti serangan yang mengerikan," ujarnya.

Baca Juga: Beirut Lebanon Berduka, Ledakan Besar Terjadi di Gudang Penyimpanan Bahan Kimia Peledak

Trump menganggap bahwa peristiwa itu nampak seperti dilakukan serangan pemboman, bukan kecelakaan semata.

"Saya bertemu dengan beberapa jenderal besar kita, dan mereka sepertinya merasa begitu. Ini bukan semacam jenis ledakan manufaktur," tambahnya.

Halaman:

Editor: Nurul Hidayati

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X