‘Cuci Uang’ untuk Basmi Virus Corona ala Orang Korea, Bank Sentral Laporkan Rp33 Triliun Rusak

- 1 Agustus 2020, 10:45 WIB
Ilustrasi Pencucian Uang /Pexels/ Disha Sheta

PORTAL JEMBER - Banyak barang sehari-hari yang rawan menjadi media penyebaran virus corona. Salah satunya uang fisik, baik kertas maupun koin.

Untuk meminimalisir penyebaran virus melalui uang fisik, banyak anjuran untuk melakukan pembayaran secara digital.

Namun, beberapa transaksi kadang tak memungkinkan untuk dilakukan dengan cara ini. Sehingga, upaya desinfeksi terhadap uang perlu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

Takut terinfeksi virus corona dari selembar uang kertas, warga Korea Selatan melakukan hal yang tak terduga.

Mereka menaruh uang kertas ke dalam microwave bahkan mencucinya di mesin cuci sebagai upaya untuk membersihkannya dari virus corona.

Baca Juga: Selangkah lagi, Vaksin Corona Asal Rusia Berpeluang Menjadi yang Pertama di Dunia

Namun, bukannya membersihkan uang kertas milik mereka malah terbakar dan rusak sehingga tak dapat lagi digunakan.

Bank sentral Korea Selatan pada Jumat 31 Juli 2020 kemarin mengungkapkan jika penukaran uang yang terbakar terjadi 3 kali lipat selama 6 bulan terakhir pada periode yang sama dengan tahun lalu.

Sebagian besar uang itu rusak atas hasil upaya desinfeksi terhadap virus yang gagal.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X