Jasad Jamal Khashoggi Diduga Dipanggang Berdasar Pengakuan Teknisi Konsulat Arab Saudi

- 4 Juli 2020, 16:30 WIB
DEMONSTRASI menuntut keadilan atas pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi yang diduga melibatkan Putra Mahkota Kerajaan Mohammaed bin Salman (MBS).* /AFP/Jim WATSON

PORTAL JEMBER - Misteri kematian jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang hilang setelah memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2018, masih belum terungkap. Kasusnya masih terus berjalan.

Pada persidangan yang digelar Pengadilan Turki pada Jumat 3 Juli 2020 kemarin, sebagaimana dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Al Jazeera, sejumlah saksi dan terdakwa kembali dihadirkan.

Baca Juga: Walikota Semarang Pinjami Mobil Buat Para Jomblo yang Mau Nikah, Netizen: Minta Pasangannya Sekalian

Salah satu di antaranya adalah seorang warga lokal Turki bernama Zeki Demir, pegawai yang bertugas sebagai teknisi di kantor Konsulat Arab Saudi.

Kepada majelis hakim, Zeki mengaku sempat diberi perintah yang aneh. Ia diminta menyalakan oven kurang dari satu jam setelah kedatangan Khashoggi ke sana.

Khashoggi sendiri terakhir kali terlihat memasuki kantor Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2018.

Baca Juga: Selamatkan Kaum Rohingya Warga Aceh Diapresiasi, Uni Eropa: Bukti Kemurahan Hati Rakyat Indonesia

Jurnalis itu kemudian dinyatakan tewas dalam pembunuhan yang diduga melibatkan putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Dalam persidangan tersebut, Zeki mengungkap bukti-bukti dalam persidangan in absentia pertama bagi 20 pejabat Arab Saudi yang terlibat dalam kasus ini.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X