Puluhan Polisi Mudur, Solidaritas Atas Skorsing 2 Rekannya Karena Dorong Aktivis

- 6 Juni 2020, 17:39 WIB
Tangkapan layar rekaman video aksi polisi yang mendorong pria lansia berusia 75 tahun hingga jatuh dengan kepala membentur trotoar dan mengeluarkan darah dari kepala bagian belakang serta telinganya.

PORTAL JEMBER – Aksi kekerasan terhadap demonstran kembali terjadi di Amerika Serikat (AS).

Setelah kasus George Floyd di Minnesota, AS, seorang aktivitas yang didorong polisi hingga kepalanya berdarah memicu reaksi di seluruh dunia.

Video yang beredar itu membuat dunia mengecam. Akibat aksi para polisi itu, aktivis Martin Gugino (75) terluka. Dua polisi yang mendorong Gugino akhirnya diskors.

Baca Juga: Terkuak! Perusuh Amerika Serikat Bertato Peta Indonesia Ternyata Warga AS yang Lahir di Jawa

Atas skorsing tersebut, seperti dikutip dari Tasikmalaya.Pikiran-Rakyat.com, 57 petugas di Tim Tanggap Darurat Departemen Kepolisian Buffalo mengundurkan diri sebagai bentuk solidaritas terhadap dua rekannya yang diskors.

Artikel ini telah tayang di Tasikmalaya.Pikiran-Rakyat.com dengan judul: 57 Petugas Polisi Mengundurkan Diri, Usai 2 Anggotanya Dorong Pria Tua hingga Kepalanya Berdarah

Para pejabat menangguhkan dua petugas itu tanpa bayaran dan telah melakukan investigasi kriminal setelah rekaman Martin Gugino didorong ke tanah oleh mereka tersebar luas.

Daily Star melaporkan, kepalanya korban terbentur ke tanah hingga menimbulkan genangan darah.

Baca Juga: Beredar Kabar Sekolah Dibuka Kembali oleh Nadiem Makarim pada Bulan Juli, Cek Faktanya!

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Pikiran Rakyat Tasikmalaya


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X