Fakta Baru! George Flyod Terinfeksi Covid-19 Sejak April 2020

- 4 Juni 2020, 14:50 WIB
Poster mengenang sosok George Floyd yang beredar di media sosial. Twitter @BlackLivesUU

PORTAL JEMBER – Peristiwa pembunuhan pria kulit hitam di Amerika Serikat, George Flyod akhir-akhir ini telah menjadi perbincangan publik internasional.

Pasalnya, pembunuhan George Flyod oleh polisi Minneapolis telah dianggap sebagai bentuk rasisme sehingga memicu kemarahan masyarakat seluruh dunia.

George Flyod dikabarkan meninggal dunia akibat ditindih oleh kepolisian Minneapolis sehingga membuat Flyod kesulitan bernapas sehingga meninggal dunia.

Baca Juga: Anies Baswedan Perpanjang PSBB di Jakarta Sampai 18 Juni 2020

Namun, fakta baru kini ditemukan terkait hasil autopsi George Flyod yang dirilis oleh Hannepin County Medical Examiner.

Dikutip dari NBC News pada Kamis, 4 Juni 2020, berdasarkan hasil autopsi, rupanya George Floyd dinyatakan telah terinfeksi Virus Covid-19 tanpa gejala sejak April 2020 lalu.

Andrew M Baker, kepala pemeriksa medis Hannepin mengatakan, George Floyd pertama kali dites positif virus covid-19 pada 3 April, hampir dua bulan sebelum kematiannya.

Baca Juga: Xiaomi Brand Terbaik? Simak 10 Alasannya Menurut GadgetIn Berikut!

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Bekasi.Pikiran-Rakyat.com dengan judul "Hasil Autopsi Lengkap, Tim Medis Temukan George Floyd Positif Virus Corona Sejak April"

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Pikiran Rakyat Bekasi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X