Tembak Dua Mahasiswa dengan Pistol Setrum, Enam Polisi Atlanta Didakwa

- 3 Juni 2020, 14:05 WIB
Kerusuhan di AS membawa korban. /Twitter/@veteranstoday
 
PORTAL JEMBER - Seperti halnya video kematian George Floyd, video polisi yang menembak dua mahasiswa dengan pistol setrum juga menjadi viral.
 
Dalam video tersebut, beberapa polisi terlihat sedang menarik dua pemuda dan pemudi dari mobil mereka dan menembak keduanya menggunakan pistol setrum.
 
Dilansir PORTAL JEMBER dari USA Today, 2 3 Juni 2020, kedua pemuda itu adalah Messiah Young, 22 tahun, dan kekasihnya Taniyah Pilgrim, 20 tahun.
 
 
Kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu malam saat keduanya terjebak kemacetan karena lalu lintas yang terhambat protes atas kematian George Floyd.
 
Pada hari Minggu, dua polisi langsung dipecat setelah kamera di badan mereka menunjukkan bahwa keduanya menggunakan kekerasan yang berlebihan.
 
Sementara itu, masih ada enam polisi yang mendapat dakwaan atas keterlibatan mereka dalam video tersebut, kata Pengacara Distrik Fulton County Paul Howard dalam sebuah konferensi pers di hari Selasa.
 
 
Awalnya, Young yang berada di kursi pengemudi mengangkat Hp miliknya untuk merekam sesuatu saat beberapa polisi mendatangi mobil keduanya dan membuka pintu di sebelah Young.
 
"Saya tidak akan meninggal hari ini," ujar Young berulang kali sambil menutup pintu di sebelahnya.
 
Petugas yang lain mendatangi kedua sisi dari mobil tersebut dan mulai meneriakkan perintah sampai akhirnya Pilgrim mencoba untuk keluar dari mobil.
 
 
Seorang polisi kemudian menembakkan pistol setrum kepadanya dan polisi lainnya menarik Pilgrim dari dalam mobil.
 
Setelah gagal meminta Young untuk memarkirkan mobilnya dan membuka kaca, polisi yang lain berulang kali memukul kaca di sebelah Young hingga akhirnya berhasil dipecahkan.
 
Young kemudian mendapat setruman yang sama dengan kekasihnya dan ditarik keluar dari mobilnya oleh beberapa polisi.
 
 
Polisi sempat menuduh bahwa Young membawa senjata api, sedangkan menurut keterangan dari Howard, tidak ada senjata api yang dimiliki Young dalam kejadian tersebut.
 
Young berkata kepada tim investigasi Howard bahwa seorang petugas yang menuntunnya dari lokasi kejadian sempat memukulinya di belakang lebih dari 10 kali.
 
"Saya merasa lebih aman sekarang karena para monster itu sudah tidak lagi di jalanan dan tidak bisa meneror orang lain," kata Young yang merupakan mahasiswa manajemen bisnis di Morehouse College.
 
 
"Saya senang mereka dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka," kata Pilgrim, mahasiswa psikologi di Spelman College dalam konferensi pers di kantor Pengacara Distrik Fulton County, Atlanta.
 
Para polisi yang mendapat dakwaan diminta untuk menyerahkan diri mereka hingga hari Jumat besok, kata Howard.***

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X