Presiden Donald Trump Siap Kerahkan Tentara untuk Atasi Kerusuhan

- 2 Juni 2020, 11:16 WIB
Donald Trump.* /Twitter @thehill
 
 
PORTAL JEMBER - Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mengerahkan tentara untuk mengatasi kerusuhan di seluruh penjuru AS.
 
Sebelum mengeluarkan pernyataan tersebut, Trump memulai pidatonya dengan mengakui kebiadaban pembunuhan George Floyd dalam video di channel YouTube CNBC Television, 1 Juni 2020, yang dilansir PORTAL JEMBER.
 
"Dia tidak akan mati sia sia-sia," kata Trump setelah memberikan komitmen pemerintahannya untuk memberikan keadilan untuk George dan keluarganya.
 
 
Trump kemudian berjanji akan melindungi warga AS dari protes yang rusuh dan menyebabkan kekacauan di AS.
 
Ia menyebut adanya aksi anarkis dari kelompok tertentu seperti Antifa yang menyimpang dari protes damai dan melakukan tindakan kriminal seperti pembakaran, penjarahan, dan seterusnya.
 
"Sejumlah pemerintah lokal dan negara bagian telah gagal mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga tempat tinggal mereka," kata Trump.
 
 
Ia menyebut beberapa korban yang menderita karena kerusuhan yang menurutnya gagal diatasi oleh jajaran pemerintahan di bawahnya.
 
"Untuk itu, langkah berikut ini akan segera dilaksanakan. Pertama kami akan mengakhiri kerusuhan dan pelanggaran hukum yang telah menyebar di negara kita," ungkap Trump.
 
"Kami akan mengakhirinya sekarang. Hari ini saya sangat merekomendasikan kepada setiap gubernur untuk mengerahkan penjaga nasional dalam jumlah yang cukup untuk mendominasi jalanan," pungkasnya.
 
 
Jika para pemerintah di bawahnya tetap gagal menjaga keamanan warga AS dengan menghentikan kerusuhan yang berlangsung, Trump menambahkan:
 
"Saya akan mengerahkan militer AS dan secepatnya menyelesaikan masalah tersebut untuk mereka."
 
Trump juga mengatakan bahwa ia akan melindungi Washington DC, bahkan ia telah menyebarkan ribuan tentara bersenjata, personel militer, dan petugas penegak hukum.
 
 
"Mereka yang mengancam nyawa orang tak bersalah dan kepemilikan mereka akan ditangkap, ditahan, dan dituntut secara maksimal oleh hukum."
 
Trump memperingatkan kepada para oknum yang merencanakan kerusuhan di AS bahwa mereka akan mendapatkan hukuman yang berat dan periode yang lama di penjara.
 
Presiden AS menutup pidatonya dengan menekankan pentingnya hukum yang berlaku di AS.
 
 
"Di mana tidak ada hukum, tidak ada kesempatan. Di mana tidak ada keadilan, tidak ada kebebasan. Di mana tidak ada keselamatan, tidak ada masa depan," ujar Trump. ***

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X