Amerika Serikat dan Eropa Minta Arab Saudi untuk Bebaskan Pangeran Salman bin Abdulaziz

- 2 Juni 2020, 08:41 WIB
Pangeran Saudi Salman bin Abdulaziz yang dipenjara tampaknya tidak memiliki ambisi politik.*

 

PORTAL JEMBER - Amerika Serikat dan parlemen Eropa tuntut Arab Saudi untuk membebaskan seorang Pangeran dermawan yang dipenjara.

Arab Saudi tengah dalam tekanan Amerika Serikat dan parlemen Eropa terkait pembebasan tersebut.

Di tengah tindakan keras kerajaan yang terus meningkat, Pangeran dermawan tersebut dipenjara selama dua tahun tanpa tuduhan.

Baca Juga: 4 Cara Mudah dan Efektif Membersihan Keyboard Laptop

Sejak Januari 2018, penahanan Pangeran Salman bin Abdulaziz dan ayahnya adalah bagian dari tindakan keras di bawah penguasa de facto Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman.

Mohammed bin Salman yang telah menjerat bukan hanya saingan potensial tetapi juga tokoh-tokoh yang tidak menunjukkan tantangan nyata bagi cengkeraman kekuasaannya.

Hal tersebut juga telah menyeret anggota keluarga Saad Aljabri, mantan pembantu pangeran dan pejabat tinggi intelijen lainnya yang ditahan, yang melarikan diri ke Kanada dan menyimpan rahasia negara.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran Rakyat dengan judul: Arab Saudi dalam Tekanan, AS dan Eropa Tuntut Bebaskan Pangeran Dermawan yang Dipenjara Tanpa Alasan

Baca Juga: Kegiatan Pesantren Harus Berjalan, Polda Jawa Timur Dukung Penerapan New Normal

Halaman:

Editor: Edy Pranoto

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X