Sejarah Pembantaian Penduduk Asli Amerika Atas Nama 'Peradaban', Begini Kisahnya!

- 2 Juni 2020, 10:35 WIB
Ilustrasi penduduk asli Amerika. /Pixabay

PORTAL JEMBER - Siapa sangka bahwa di balik gemerlap dan kejayaan Negeri Paman Sam, mereka memiliki sejarah yang kelam.

Suku asli Amerika memiliki kulit berwarna gelap, bahasa mereka tampak asing, pandangan dunia dan keyakinan spiritual mereka berada di luar pemahaman kebanyakan orang kulit putih.

Lalu bagaimana awal mula dari peradaban Amerika hingga menjadi yang kita kenal sekarang? Berikut kisahnya.

Baca Juga: Cukup Dua Jam, Lumajang Sudah Bisa Mengetahui Hasil Tes Swab

Pada suatu hari yang dingin di bulan Mei tahun 1758 , seorang gadis 10 tahun dengan rambut merah dan bintik-bintik merawat anak-anak tetangganya di pedesaan barat Pennsylvania.

Dalam beberapa saat, kehidupan Mary Campbell berubah selamanya ketika orang-orang Indian, Delaware menculiknya dan menyergapnya ke dalam komunitas mereka selama enam tahun ke depan.

Dia menjadi yang pertama dari sekitar 200 kasus tawanan kulit putih yang diketahui, banyak di antaranya menjadi bidak dalam perebutan kekuasaan yang berkelanjutan yang meliputi kekuatan Eropa, koloni Amerika, dan masyarakat adat yang berusaha keras untuk mempertahankan populasi mereka, tanah dan cara hidup mereka.

Baca Juga: Gubernur Jatim Minta Kabupaten Se-Jatim Siap Hadapi Waktu Tanam di Musim Kemarau

Sementara Mary akhirnya kembali ke keluarga kulit putihnya - dan beberapa bukti menunjukkan bahwa dia telah hidup bahagia dengan suku Indian yang diadopsinya - kisah-kisah seperti miliknya menjadi kisah peringatan di antara para pemukim kulit putih, memicu ketakutan atas orang Indian dan menciptakan paranoia yang meningkat, membenci Indian habis-habisan.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X