Ini Ucapan Terakhir George Floyd yang Picu Kemarahan Sipil Amerika Serikat Hingga Berujung Demo

- 31 Mei 2020, 20:31 WIB
Demostran berujuk rasa di depan Gedung Putih pada Sabtu 30 Mei 2020 atas kematian George Floyd.*(Photo by Eric BARADAT / AFP) AFP

 

PORTAL JEMBER - Baru baru ini, beberapa kota besar di Amerika Serikat (AS) telah terjadi kerusuhan.

Akibat dari kerusuhan tersebut menyebabkan pemerintah memberlakukan jam malam.

Kerusuhan tersebut bermula ketika seorang pria kulit hitam bernama George Floyd tewas.

Baca Juga: HP Anda Terendam Air, Perhatikan Langkah Berikut Ini untuk Menyelamatkannya

George Floyd tewas di tangan seorang polisi Minneapolis yang menyebabkan kemarahan sipil.

Protes dengan ditandai teriakan 'Aku tidak bisa bernafas' menggema dari Los Angeles hingga Chicago.

Kata tersebut disuarakan atas dasar seruan terakhir dari George Floyd yang sekarat.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Pikiran Rakyat dengan judul: Dari Los Angeles hingga Chicago, Demostran Gaungkan Kata-kata Terakhir George Floyd

Halaman:

Editor: Edy Pranoto

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X