Tidak Semata Terbunuhnya Warga Kulit Hitam, Kerusuhan di Amerika Serikat Juga Dipicu Hal Ini

- 31 Mei 2020, 16:08 WIB
PARA pengunjuk rasa berkumpul di sekitar kantor polisi Minneapolis yang terbakar saat demonstrasi setelah seorang polisi kulit putih tertangkap video amatir menekan lututnya ke leher pria Afrika-Amerika George Floyd, yang kemudian meninggal di sebuah rumah sakit, di Minneapolis , Minnesota, Amerika Serikat 28 Mei 2020.*
PARA pengunjuk rasa berkumpul di sekitar kantor polisi Minneapolis yang terbakar saat demonstrasi setelah seorang polisi kulit putih tertangkap video amatir menekan lututnya ke leher pria Afrika-Amerika George Floyd, yang kemudian meninggal di sebuah rumah sakit, di Minneapolis , Minnesota, Amerika Serikat 28 Mei 2020.* //ANTARA

Untuk merespons kejadian luar biasa di dalam negeri ini, Pentagon mengatakan, pihaknya menempatkan unit militer agar siap siaga jika sewaktu-waktu diminta Gubernur Minnesota untuk memulihkan ketertiban.

Unit Garda Nasional juga dimobilisasi oleh Gubernur Ohio, Missouri, Wisconsin, dan Tennessee.

Baca Juga: Siap-siap Jalani New Normal, Simak 5 Tips Penting Berikut!

Jalan-jalan Minneapolis sebagian besar sepi pada Sabtu karena beberapa kendaraan lapis baja Garda Nasional tampak mengelilingi kota. Namun, otoritas setempat kemudian menutup jalan raya utama untuk masuk dan keluar dari Minneapolis-St. Paul.

Menjelang senja, sekitar setengah jam sebelum jam malam, barisan polisi bergerak ke daerah yang dihuni sekitar 500 pemrotes di dekat sebuah bank yang terbakar.

Polisi melepaskan tembakan dengan gas air mata, semprotan merica, dan peluru plastik, membuat kerumunan orang itu berhamburan.

Baca Juga: Peneliti Temukan Gurita Hidup di Kedalaman 7.000 Meter di Palung Jawa, Indonesia

Kejadian itu menandai malam kelima bentrokan di kota tersebut. Pada Jumat, Derek Chauvin, polisi yang terlihat berlutut di leher Floyd, telah ditangkap atas tuduhan pembunuhan dalam kematian Floyd.

Floyd bekerja sebagai petugas keamanan sebuah klub malam di Minneapolis. Ia dicurigai mencoba memberikan uang palsu untuk membeli rokok pada Senin malam.

Polisi mengatakan, saat itu Floyd tidak bersenjata. Seorang karyawan toko yang meminta bantuan telah memberi polisi bahwa Floyd mabuk.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X