Kongres AS Setujui Undang-Undang Sanksi Kepada Tiongkok atas Penindasan Muslim Uighur

- 30 Mei 2020, 18:25 WIB
Muslim Uighur. /Pikiran Rakyat


PORTAL JEMBER
 - Dewan Perwakilan Rakyat AS telah sangat menyetujui undang-undang yang menyerukan sanksi kepada pejabat Tiongkok yang dianggap bertanggung jawab atas penindasan Muslim Uighur.
 
Mereka mengirimkan RUU tersebut ke Gedung Putih untuk diputuskan oleh Presiden Donald Trump, apakah akan memveto atau menandatangani undang-undang tersebut.

Undang-Undang Hak Asasi Manusia Uighur disahkan melalui pemungutan suara 413-1 pada hari Rabu, dan dilakukan beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo memberi tahu kongres bahwa pemerintah Tiongkok tidak lagi menganggap Hong Kong wilayah otonomnya.

 
Baca Juga: Nama-Nama Bayi yang Diprediksi Bisa Jadi Orang Sukses oleh Mehrabian

RUU itu menyerukan sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penindasan warga Uighur dan kelompok Muslim lainnya di provinsi Xinjiang Tiongkok, tempat PBB memperkirakan bahwa ada lebih dari satu juta Muslim telah ditahan di kamp-kamp khusus.

Dikutip dari Al Jazeera, Hal ini memilih sekretaris Partai Komunis di kawasan itu, Chen Quanguo, anggota Politbiro kuat Tiongkok, yang bertanggung jawab atas pelanggaran berat hak asasi manusia terhadap mereka.

"Tindakan biadab Beijing yang menargetkan orang-orang Uighur adalah kemarahan terhadap hati nurani kolektif dunia," kata Nancy Pelosi, ketua dewan perwakilan Amerika Serikat dari Partai Demokrat.

 
Baca Juga: Kabar Baik, 21 Pasien Positif Covid-19 di Lumajang Dinyatakan Sembuh

Michael McCaul, anggota partai Republik di Komite Urusan Luar Negeri DPR, menuduh Tiongkok melakukan genosida budaya pada Muslim Uighur.

"Beijing berusaha untuk sepenuhnya memberantas seluruh budaya, hanya karena tidak sesuai dengan apa yang oleh Partai Komunis Tiongkok anggap sebagai 'Cina'," kata McCaul.

"Kita tidak bisa duduk diam, dan membiarkan ini berlanjut. Keheningan kita akan terlibat, dan kelambanan kita akan menjadi perbedaan kita."

 
Baca Juga: Hikmah Dibalik Covid-19, Inilah Beberapa Kebiasaan Baik yang Muncul

Dukungan yang hampir bulat di Kongres-Senat untuk mengesahkan RUU dengan persetujuan bulat, memberi tekanan pada Trump untuk menjatuhkan sanksi hak asasi manusia terhadap Tiongkok.

Meskipun para anggota Partai Republik di Kongres berharap Trump akan menandatangani RUU tersebut, Gedung Putih belum mengindikasikan apakah dia akan melakukannya.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X