Baru Dilantik, PM Israel Benjamin Netanyahu Langsung Jalani Persidangan atas Tuduhan Korupsi

- 26 Mei 2020, 05:05 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu. /Twitter/@netanyahu
 
PORTAL JEMBER - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu, 24 Mei 2020, menghadap pengadilan Jerusalem.
 
Setelah terpilih sebagai PM dan berbagi kekuasaan bersama rival politiknya, Benny Gantz, Netanyahu harus mengikuti persidangan atas tuduhan korupsi.
 
Pria berumur 70 tahun ini merupakan pemimpin pertama dalam sejarah Israel yang harus menjalani persidangan saat sedang menjabat di pemerintahan.
 
 
Netanyahu menolak seluruh tuduhan yang dilemparkan padanya dalam persidangan yang diadakan beberapa hari setelah dirinya resmi menjabat PM.
 
Ia juga menolak berbagai permintaan dari oposisi yang menginginkan pengunduran dirinya sebagai PM Israel, sementara harus melawan kasus yang dijatuhkan padanya.
 
Dilasir PORTAL JEMBER dari BBC, 24 Mei 2020, Netanyahu sampai di Pengadilan Daerah Jerusalem dan berkata kepada para wartawan, "Saya di sini dengan punggung yang lurus dan kepala terangkat tinggi."
 
 
"Jika anda ingin menurunkan saya, seorang perdana menteri yang kuat dari sayap kanan, semua hal itu mungkin," tambahnya.
 
Sidang yang berlangsung selama sekitar satu jam itu dimulai oleh Netanyahu setelah ia berkata kepada pada hakim bahwa dia "telah membaca dan memahami dakwaannya".
 
Setelah itu, ketua Partai Likud tersebut berdiri dan menolak untuk duduk di kursi terdakwa sebelum para wartawan meninggalkan ruangan.
 
 
Menurut para pengacaranya, Netanyahu membutuhkan beberapa bulan untuk menyiapkan pembelaan.
 
Oleh karena itu, sidang berikutnya telah dijadwalkan pada tanggal 19 Juli 2020.
 
Seminggu yang lalu, Netanyahu baru saja dilantik sebagai PM dalam pemerintahan yang bersatu dengan rivalnya, Gantz.
 
 
Mereka telah bersaing secara demokratis dalam tiga pemilihan umum yang tidak membuahkan hasil meyakinkan.
 
Netanyahu merupakan sosok yang paling lama menjabat sebagai PM Israel, sejak tahun 2009 hingga sekarang.
 
Ia juga pernah satu periode menjabat di pemerintahan pada tahun 1996 hingga 1999. ***

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X