Umat Kristen di Berlin Menawarkan Gereja untuk Muslim Menunaikan Shalat Jumat

- 24 Mei 2020, 16:02 WIB
Muslim di Berlin, Jerman, menunaikan shalat Jumat di sebuah gereja, Jumat 22 Mei 2020. Hal itu terjadi karena masjid tidak mampu menampung jamaah akibat diberlakukannya jarak fisik dalam ibadah. //Al Jazeera/Reuters/Fabrizio Bensch

PORTAL JEMBER - Sebuah gereja di ibukota Jerman, Berlin, membantu sebuah masjid di dekatnya untuk mematuhi pedoman jarak fisik dengan menawarkan tempat shalat Jumat.

Di Jerman, tempat-tempat ibadah dibuka kembali pada awal Mei. Tetapi, harus tetap menjaga jarak minimum dengan yang lain 1,5 meter.

Masjid Dar Assalam di distrik Neukoelln di Berlin dalam kondisi normal bisa menampung ratusan muslim di kawasan itu pada setiap shalat Jumat.

Baca Juga: Waduh! Jawa Timur Sehari Tambah Pasien Baru Covid-19 Hampir 500 Orang

Tetapi, dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah Jerman, masjid itu hanya bisa menampung 50 orang jamaah.

Gereja Martha Lutheran di dekat masjid itu berinisiatif membantu dengan menawarkan tempat di gereja bagi muslim untuk shalat Jumat.

"Asosiasi ini terjadi karena solidaritas. Gereja melihat bagaimana umat Islam menderita dan bertanya kepada kami, 'Apakah Anda perlu ruang untuk berdoa?' Itu adalah tanda solidaritas yang luar biasa di masa-masa ini," kata Mohamed Taha Sabry, imam masjid, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu 24 Mei 2020. 

Baca Juga: Film Korea The Flu Tayang di Trans7 Nanti Malam, Kisahnya Mirip Pandemi Corona

"Pandemi ini telah membuat kita menjadi sebuah komunitas. Krisis menyatukan orang-orang," sambung Sabry.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan

Sumber: Al Jazeera


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X