Pemuka Agama di Australia Ingatkan Bahaya Teori Konspirasi Vaksin Covid-19, Akibatnya Bisa Fatal

- 5 Agustus 2021, 15:24 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19.
Ilustrasi vaksin Covid-19. /Pixabay.com/alirazagurmani9272

PORTAL JEMBER – Para pemuka agama di Australia mengaku khawatir karena maraknya penyebaran dari teori konspirasi seputar vaksin Covid-19.

Pasalnya, teori konspirasi yang bisa mempengaruhi komunitas Imigran di barat Sydeny untuk bersikap antipati terhadap pemberian vaksin Covid-19.

Hal tersebut disampaikan salah satu penginjil Uniting's Mission and Education Unit Pendeta Alimoni Taumoepeau pada, Rabu 4 Agustus 2021.

Baca Juga: Apakah Anak Hasil Zina Dapat Menyelamatkan Orang Tua di Akhirat Kelak? Berikut Jawaban Buya Yahya

Pendeta Alimoni Taumoepeau mengatakan dia dan para pemuka agama lainnya telah menyuarakan keprihatinan tentang keraguan vaksin oleh sebagian orang.

Dia juga khawatir warga di komunitas Pulau Pasifik Selatan dipengaruhi oleh teori konspirasi sehingga mereka tidak percaya terhadap vaksin Covid-19.

“Penduduk Kepulauan Pasifik secara luas lebih konservatif dalam keyakinan agama mereka,” ungkapnya, seperti dikutip PORTAL JEMBER dari situs The Sydney Morning Herald.

“Mereka mendengarkan teori konspirasi yang menghubungkan inisiatif anti Covid-19 dengan referensi alkitabiah untuk akhir zaman di mana pemerintah berupaya meningkatkan kontrol atas orang-orang,” imbuhnya.

Baca Juga: Ingin Wajah Glowing Berseri? dr. Zaidul Akbar Bagikan Tips agar Wajah Glowing dengan Cepat

Halaman:

Editor: Bagus Satria Perdana P.

Sumber: The Sydney Morning Herald


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X