Vaksinasi Covid-19 Tidak Membatalkan Puasa Ramadhan, Ini Penjelasan Mufti Agung Dubai

- 14 April 2021, 06:20 WIB
Ilustrasi vaksinasi.
Ilustrasi vaksinasi. /Steven Cornfield

PORTAL JEMBER - Mengikuti vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa seorang Muslim selama Ramadhan, kata Syekh Ahmad bin Abdul Aziz Al Haddad, Mufti Agung dan Kepala Departemen Fatwa di Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal di Dubai.

Dilansir PORTAL JEMBER dari Gulf News, Syekh Ahmad bin Abdul Aziz Al Haddad mengatakan bahwa, vaksin tidak seperti berbuka puasa karena dimasukkan ke dalam tubuh secara intramuskuler menggunakan jarum, sehingga orang yang berpuasa boleh divaksin dan tidak membatalkan puasa.

Orang yang berpuasa tidak diperbolehkan makan dan minum air atau obat melalui saluran yang terbuka seperti mulut, hidung, dll, atau melalui infus.

 

Tes usap hidung diperbolehkan selama puasa

Syaikh Ahmad bin Abdul Aziz Al Haddad juga menjelaskan bahwa prosedur tes usap Covid-19 dilakukan dengan cara mengambil sampel dari hidung atau melalui tetes darah.

Baca Juga: 73 Tahun Menikah, Pangeran Charles dan Ratu Elizabeth II Ternyata Selama Ini Tidur di Kamar Terpisah

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Minta 'Binasakan' Anggotanya yang Terlibat Kasus Narkoba

Cara tersebut tidak membatalkan puasa, sehingga boleh dilakukan, karena usap hidung tidak mengandung zat apapun yang masuk ke dalam rongga tersebut, melainkan sampel diambil untuk diperiksa di luar, dan darahnya keluar.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Gulf News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X