WHO Menyetujui Dana Kompensasi bagi Efek Samping Vaksin COVAX untuk Covid-19

- 23 Februari 2021, 08:10 WIB
Ilustrasi vaksin. /Pixabay/Torstensimon


PORTAL JEMBER - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyetujui rencana kompensasi tanpa kesalahan untuk klaim efek samping pada orang-orang di 92 negara miskin karena mendapatkan vaksin Covid-19 melalui skema berbagi COVAX.

Rencana ini dianggap menyelesaikan masalah besar di antara pemerintah penerima.

Platform COVAX sendiri adalah skema yang dirancang untuk berbagi vaksin dan memastikan akses vaksinasi Covid-19  pada negara miskin.

Baca Juga: Ketua DPP PSI, Tsamara Amany: Saya Paling Geli Kalau Dengar Orang Tanya Saya Kok Kritik Anies Baswedan Terus

COVAX dipimpin bersama oleh aliansi vaksin yang dikenal sebagai GAVI.

Skema COVAX bertujuan untuk mengirimkan 1,8 miliar dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara miskin pada tahun 2021 dan berusaha memenuhi kesepakatan pasokan untuk negara-negara yang lebih kaya pada paruh kedua tahun ini.

Dilansir PORTAL JEMBER dari Reuters, menurut WHO dalam sebuah pernyataan, mekanisme kompensasi cedera akibat vaksin menjadi yang pertama dan satu-satunya pada skala internasional.

WHO juga menambahkan bahwa mekanisme ini akan menawarkan "proses yang cepat, adil, kuat dan transparan" kepada orang-orang yang memenuhi syarat.

"Dengan memberikan kompensasi lump-sum tanpa kesalahan secara penuh dari setiap klaim, program COVAX bertujuan untuk mengurangi kebutuhan meminta bantuan hukum, sebuah proses yang berpotensi panjang dan mahal," menurut pernyataan WHO, dikutip PORTAL JEMBER dari Reuters.

Baca Juga: Mengagumkan, Seorang Biarawati Prancis Berusia 117 Tahun Sembuh dari Virus COVID-19

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Reuters


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X