Berkat Aturan Biden, Imigran yang Sembunyi di Gereja Selama 3 Tahun Akhirnya Pulang ke Rumah

- 24 Januari 2021, 11:45 WIB
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. /Instagram/@joebiden/

PORTAL JEMBER - Setelah lebih dari tiga tahun bersembunyi di Gereja Saint Johns Missionary di Durham, Jose Chicas akhirnya bisa pulang dan kembali ke keluarganya.

Chicas yang merupakan seorang pendeta adalah imigran yang tidak memiliki dokumen. Sejak pertengahan bulan Juli 2017, Chicas pun memutuskan untuk tinggal di gereja.

Gereja tersebut menjadi tempat berlindung bagi Chicas. Selama bertahun-tahun bersembunyi di gereja, Chicas takut untuk keluar dan dideportasi.

Baca Juga: Usai Joe Biden Dilantik, 200 Tentara Garda Nasional AS Dinyatakan Positif Covid-19

Namun, kini, Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, telah memberlakukan moratorium deportasi. Dengan aturan ini, selama 100 hari ke depan, tidak akan ada warga yang dideportasi.

Dengan demikian, Chicas bisa keluar dari gereja untuk pulang dan kembali kepada keluarganya yang telah menunggu selama bertahun-tahun.

“Saya takut. Saya tidak ingin pergi ke negara saya (dideportasi) karena istri dan keluarga saya ada di sini,” ujar Chicas, dikutip PORTAL JEMBER dari abc11.

Baca Juga: Presiden Jokowi Unggah Foto dan Beri Ucapan ke Joe Biden yang Dilantik Jadi Presiden AS

“Saya mengatakan kepada semua orang, terimak kasih banyak. Jika Anda memiliki masalah, Tuhan akan membantu Anda. Saya berdoa untuk semua orang Spanyol di negara ini, doakan presiden ini,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Lulu Lukyani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X