JYP Entertainment Tanggapi Tuduhan Plagiarisme dalam MV 'More & More' TWICE

- 3 Juni 2020, 20:56 WIB
MV 'More & More' milik Twice memuat karya seni yang dituding menjipak karya Davis McCarty. /Twitter/@JYPETICE Facebook/Davis McCarty
 
 
PORTAL JEMBER - Cuplikan dalam musik video 'More & More' TWICE mendapat tuduhan plagiarisme oleh seniman yang mengaku telah terlebih dahulu membuat karya serupa.
 
Dilansir PORTAL JEMBER dari Koreaboo, 3 Juni 2020, karya yang dimaksud adalah patung kristal warna-warni yang dijadikan latar belakang para anggota TWICE sebelum beralih ke dance mereka.
 
 
Patung tersebut berada tepat di belakang anggota TWICE dan di atas sebuah pulau kecil dengan pemandangan hijau dari pepohonan yang menutupi sebuah bukit dan langit yang biru.
 

Merasa telah terjadi penjiplakan atas karya seninya, seniman Davis McCarty pun angkat suara melalui akun Facebook yang kini sudah dia hapus unggahannya.

 
Davis secara gamblang mengatakan bahwa karyanya telah dicuri oleh TWICE dengan melakukan penjiplakan untuk video musik mereka.
 
"Ia bahkan sudah ditonton 15 juta kali sejak peluncurannya hari ini di YouTube," imbuhnya.
 
Davis kemudian meminta kepada teman-teman seninya untuk memberikan arahan atas pelanggaran hak cipta yang di alami.
 
 
Sebagai penutup, Davis juga menyebut sisi bagus yaitu karya seni yang dia gambar di jurnalnya baru saja memengaruhi dunia.
 
Properti dari video TWICE itu memang terlihat mirip dengan karya Davis pada April 2018 untuk acara Baltimore Light City Art Walk.
 
Karya Davis yang dipamerkan dalam satu-satunya acara berskala internasional di AS waktu itu dia beri nama 'Pulse Portal'.
 
 
Saat pihak JYP Entertainment mengetahui hal itu, mereka merilis pernyataan yang menjelaskan tentang kesadaran mereka atas kemiripan properti di video dan karya Davis.
 
Mereka lantas meminta produser dari musik video TWICE untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai dengan Davis.
 
"Pagi ini, kami menyadari adanya set tertentu dari musik video 'More & More' yang mirip dengan sesuatu yang sudah ada," kata JYP dalam pernyataan resmi mereka.
 
 
"Kami meminta kepada produser musik video untuk berbicara dengan kreator asli agar dapat menyelesaikan masalah ini dengan damai."
 
"Karena JYP adalah perusahaan yang ditunjuk untuk merilis karya para artis kami, kami berencana akan membuat sistem peninjauan untuk mencegah kejadian seperti ini terjadi di masa depan." ***

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X