Laki-laki Juga Bisa ‘Menopause Dini’, Kenali dan Antisipasi Gejalanya

- 9 Agustus 2020, 20:15 WIB
ILUSTRASI layanan konsultasi psikologi.* /Sadar Psychological and Sport Center/

PORTAL JEMBER - Sama halnya dengan perempuan yang mengalami menopause, laki-laki juga mengalami proses penuaan. Fase ini disebut dengan Andropause.

Andropause adalah kondisi menurunnya kadar hormon testosteron seiring dengan proses penuaan. Andropause bisa digolongkan sebagai penyakit degeneratif pria.

Namun, menopause yang terjadi pada wanita berbeda dengan andropause yang terjadi pada pria. Pada wanita, ovulasi berakhir dan produksi hormon menurun selama waktu yang relatif singkat.

Pada pria, produksi hormon dan penurunan bioavailabilitas testosteron ini terjadi selama bertahun-tahun dengan konsekuensi tidak selalu jelas.

Baca Juga: Mengenal ‘Generasi Stroberi’, Generasi yang Sangat Cerdas Namun Kepribadiannya Rapuh

Dari sejumlah sumber disebutkan, proses penurunan kadar testosteron pada pria umumnya dimulai pada usia 35 tahun dan terus berlangsung sampai testosteron benar-benar habis yakni di usia sekitar 70-an. Puncak hormon pertumbuhan pria terjadi sekitar umur 20 tahun, dan jatuh sekitar 14 persen setiap 10 tahun sesudah itu.

Pada usia 40 tahun, hormon pertumbuhan telah hilang hampir setengahnya, dan pada usia 80 tahun, hanya memiliki sisa beberapa persen saja. Kekurangan hormon ini menyebabkan tanda-tanda penuaan semakin terlihat.

Gejala andropause pada laki-laki memiliki sejumlah kemiripan dengan gejala menopause pada perempuan. Gejala-gejala andropause biasa disebut testosterone deficiency syndrome atau TDS.

Meliputi sejumlah gejala seperti kekurangan energi dan cepat merasa lelah, libido rendah, disfungsi ereksi alias impotensi, mood mudah berubah dan sensitif, dan masih banyak lagi.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X