Mewaspadai Tadlis dalam Keseharian

- 18 Juni 2020, 18:03 WIB
*Dok. Pribadi
*Dok. Pribadi /

Oleh: Eko Fajar Cahyono, SE., ME.*

Salah satu transaksi yang dilarang dalam ekonomi Islam adalah tadlis. Tadlis mempunyai makna: tidak menjelaskan sesuatu, menutupinya, dan penipuan

Rasulullah SAW bersabda, “Muslim itu adalah saudara bagi muslim lainnya. Tidak halal bagi seorang muslim menjual kepada saudaranya, barang yang memiliki cacat kecuali ia menjelaskan cacat tersebut kepadanya.” (HR. Ibnu Majah).

Tadlis menghilangkan keberkahan dalam transaksi jual beli. Wujudnya beragam.

Berikut ini salah satu ilustrasinya.

Misal, saya seorang penjual mebel. Kemudian datang calon pembeli yang sangat awam mengenai jenis dan kualitas kayu.

Setelah meyakinkan calon pembeli bahwa meja yang ia beli adalah kayu jati, transaksi pun berjalan untuk meja kayu mahoni seharga Rp 3 juta menjadi senilai kayu jati seharga Rp 6 juta.

Baca Juga: Kota Surabaya Siap-Siap! PSBB Kembali Diterapkan, New Normal Ditiadakan

Inilah tadlis. Saya mengeksploitasi ketidaktahuan pembeli mengenai ilmu perkayuan untuk keuntungan saya.

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Artikel Terkait


Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X