Pandemi, Digitalisasi ZISWAF untuk Cashless Society

- 25 Mei 2020, 10:49 WIB
*Dok. Pribadi

Oleh:Dr. Renny Oktafia, S.E., M.E.I

BERLAKUNYA social and physical distancing sebagai dampak pandemi Covid-19 telah mengubah habits masyarakat. Salah satu bentuk perubahan habits adalah penggunaan aplikasi dalam bertransaksi keuangan.

Banyak manfaat bertransaksi keuangan dengan aplikasi. Setidaknya dompet tidak tebal lagi, meminimalisir peredaran uang palsu.

Hikmah yang belakangan baru dirasakan kala pandemi adalah mengurangi kemungkinan terinfeksi virus corona yang menempel pada uang atau tangan orang yang menyerahkan atau menerima uang tersebut.

Baca Juga: Berpacu Temukan Vaksin Corona, Thailand Mulai Ujicobakan ke Monyet

Manfaat lainnya, transaksi berlangsung cepat, mudah, aman, dan efisien, dapat mengontrol aktivitas transaksi dan personal safety. Selain itu, dapat pula menikmati fasilitas promo dan cashback.

Berbagai bentuk transaksi dengan menggunakan aplikasi termasuk aktivitas non-tunai. Di masa depan, masyarakat akan menuju cashless society yang cenderung akan lebih banyak menggunakan layanan non-tunai.

Adanya kebijakan stay at home menjadi sebuah batu loncatan menuju cashless society. Meski Bank Indonesia sejak 2014 telah menggaungkan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT), pandemi ternyata ikut berkontribusi mengakselerasinya.

Baca Juga: Tampilan Baru, Bulu Mata Lee Felix Jadi Buah Bibir, Netizen: Terinspirasi dari Syahrini Mungkin

Halaman:

Editor: Hari Setiawan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Mewaspadai Tadlis dalam Keseharian

18 Juni 2020, 18:03 WIB

Pandemi Covid-19, Saatnya Berwakaf

8 Juni 2020, 09:21 WIB

Halal untuk Semua Lini Kehidupan

21 Mei 2020, 08:21 WIB

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X