Dilaporkan Melambat, Utang Indonesia Tetap Bengkak Tembus Lebih dari Rp6.000 Triliun

- 16 September 2020, 11:25 WIB
Ilustrasi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia.* /

PORTAL JEMBER - Beberapa waktu lalu, utang Indonesia sempat dilaporkan naik namun, saat ini Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat.

Pada Juli 2020 lalu, pertumbuhan ULN Indonesia tercatat sebesar 4,1persen (yoy), melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 5,1persen (yoy).

Meskipun begitu, pada akhir Juli 2020 lalu, posisi ULN Indonesia tercatat sebesar US$409,7 miliar atau sekira Rp6.082 triliun.

Baca Juga: Bek Hamburger SV Serang Pendukung Lawan di Tribun, Ini Alasannya

Utang tersebut terdiri dari ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) sebesar US$201,8 miliar dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar US$207,9 miliar.

"Perkembangan ini didorong oleh menurunnya pertumbuhan ULN swasta di tengah pertumbuhan ULN Pemerintah yang relatif stabil," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko di Jakarta, Selasa 15 September 2020.

ULN Pemerintah pada Juli 2020 tumbuh relatif stabil. Posisi ULN Pemerintah pada akhir Juli 2020 tercatat sebesar 199,0 miliar dolar AS atau tumbuh 2,3 persen (yoy), relatif stabil dibandingkan pertumbuhan bulan Juni 2020 sebesar 2,1 persen (yoy).

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Rabu 16 September 2020, Logam Mulia UBS Pegadaian

Perkembangan ini disebabkan adanya penarikan sebagian komitmen lembaga multilateral dan penerbitan Samurai Bonds untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan, termasuk untuk penanganan pandemi Covid-19 dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Halaman:

Editor: Nila Zulva Rosyida

Sumber: Warta Ekonomi, Sindonews


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X