Imbas Pembatasan Jumlah Jamaah Haji, Sejumlah Bisnis di Arab Saudi Lumpuh

- 1 Agustus 2020, 12:45 WIB
Jamaah haji tiba di Masjidi al-Haram di Mekah untuk melakukan Tawaf Alqudum (Tawaf kedatangan) untuk memulai ritual haji, Rabu 29 Juli 2020.*/Dok Saudi Press Agency /

PORTAL JEMBER - Pandemi Covid-19 yang saat ini mewabah hampir di seluruh penjuru dunia membuat pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jamaah yang diperbolehkan menunaikan ibadah haji tahun ini di Tanah Suci.

Pembatasan ini menuai kekecewaan sebagian calon jamaah yang sudah sangat mengidamkan bahkan mungkin telah melakukan sejumlah persiapan.

Tak hanya calon jamaah, pembatasan jumlah jamaah haji oleh pemerintah Arab Saudi juga menuai kekecewaan dari warga di Arab Saudi yang usahanya terkena imbas pengurangan jamaah tersebut.

Seperti yang dirasa oleh Sajjad Malik, seorang pengelola taksi dekat Masjidil Haram.

Pasalnya, kantornya sekarang sepi pelanggan. “Tidak ada pekerjaan, tidak ada gaji, tidak ada,” ujarnya seperti dilansir BBC, Kamis, 30 Juli 2020.

 Baca Juga: Kabar Duka, Adik Gus Dur KH Hasyim Wahid Meninggal Dunia, Ini Lokasi Pemakaman Beliau

“Biasanya, 2 atau 3 bulan sebelum ibadah haji, saya dan para sopir lainnya bisa dapat penghasilan sampai akhir tahun, tetapi sekarang kami tak dapat penghasilan apapun.”

Samiur Rahman, salah satu sopir setempat, mengaku sekarang jalanan sepi bak kota hantu, tidak terlihat para jemaah haji yang biasanya ramai berlalu-lalang di Mekkah.

Sajjad mengungkapkan bahwa dia dan para sopirnya harus tidur 4 sampai 5 orang sekamar, bahkan mereka sekarang sulit untuk mencari makan.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X