Permintaan Perawat di Jepang Meningkat, Banyak Kuota Belum Terpenuhi

- 3 Juli 2020, 16:10 WIB
Ilustrasi perawat. //Unsplash


PORTAL JEMBER - Tenaga perawat adalah salah satu profesi yang banyak dibutuhkan di negeri Sakura. Kebutuhan akan perawat meningkat dari tahun-tahun sebelumnya terkait dengan Covid-19 yang juga melanda negara itu.

Untuk memenuhi kebutuhan perawat tersebut, pemerintah kota di Jepang biasanya akan melakukan kerjasama langsung dengan sejumlah pemerintah daerah di Indonesia.

Baca Juga: Menkes RI Kunjungi Surabaya, Risma: Saya Kaget bapak Datang, Kok Tidak Diberitahu

Salah satu pemerintah kota di Indonesia yang kini tengah mendapat kesempatan tersebut adalah Pemerintah Kota Bandung, untuk memenuhi kebutuhan perawat di Toyota City.

Kerjasama ini baru pertama kali diselenggarakan dengan tujuan untuk menyerap bonus demografi sekaligus mengurangi dampak Covid-19.

Menurut Kepala Disnaker Kota Bandung, Arief Syaifudin, kuota yang disiapkan untuk pemagang total ada 80 orang. Namun, hingga menjelang akhir pendaftaran, baru ada 40 orang yang mendaftar.

Baca Juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Memicu Kenaikan Harga Emas

Meski tidak dipungut biaya, namun persyaratan untuk mendaftar program magang ini relatif tidak mudah.

Sejumlah syarat yang harus terpenuhi antara lain adalah lulusan Keperawatan atau kebidanan D3, diutamakan perempuan maksimal usia 29 tahun, dan tentu saja, mutlak harus ber-KTP Bandung.

Halaman:

Editor: Dzikri Abdi Setia


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X